Biar anakmu ngeliatnya. Bokep Colmek Bukannya diam, mama malah menamparku dengan keras, begitu kerasnya hingga membuat kupingku ikut sakit dan menyuruhku masuk ke kamarku.Aku pun beranjak pergi sambil mengelus pipiku. Terutama sepakbola. Kujawab saja gak apa-apa mah.Tangan mama kini mengelus rambutku. Camkan itu! Mama berbalik dan mencium pipiku, seperti biasa. Kebetulan hari ini sabtu, hari libur sekolah. Beberapa saat kemudian mama turun dan menyiapkan makanan. Setiap hari. Juga selalu bangun subuh. Apa yang kamu lakukan? Kamu kenapa sih? Terutama sepakbola. Tinggallah aku dan mama di sini. Tanganku masih di susu mama, kuputuskan untuk meremasnya.Dengan agak marah mama berkata, Lepaskan tanganmu nak! Selesai menggoreng telur, mama meletakannya di piring di meja dapur.Kuselesaikan sarapanku. Kudekati mama, kuraih rambutnya dan kutekan hingga membuat mama terpaksa berlutut di hadapanku. Setelah aku tenang, aku mencoba berpikir, mungkin mama sengaja berpakaian seperti itu untuk menggodaku.Hari itu mama sedang mencuci piring.










