aku pun mengajak nya kebelakang dan duduk di pondok samping dan saling bertukar nama, rian nama si bocah ini kuliahhukum semester akhir dan benar saja ayah nya seorang anggota dewan dan ibu nya seorang dokter. karena hasil usaha warungku pun tak cukup untuk kehidupan ku apa lagi biaya anakku bersekolah.malam itu seperti biasa aku memandu permainan lempar gelang, ku lihat tak begitu ramai hanya beberapa orang yg bermain wahana pasar malam. Bokep SMA ” yahh koq nggak masuk-masuk dari tadi sulit banget” guyonku. ” jangan tau nanti kamu pengen” jawabku sambil tersenyum. hhag mampus Lu !!.pikirku.tak lama suara botol pun berbunyi, kulihat rupanya si bocah melempar dan pas masuk ke leher botol. dengan usiaku memang yg tak muda lagi tapi tak mengurangi rasa indah nya tubuh ku, disaat ku berjalan dengan goyangan Bo-Ge(boncengan gede) pinggulku yg senada seirama dengan dadaku yg besar kenyal tak ayal memang mereka selalu menelan ludah, memang janda lebih dilirik manja ketimbang gadis yg




















