“bisa bicara dengan maya?”
ternyata maya yang menjawab telepon .”sebentar lagi mas, tunggu aja”
maya memberi harapan untuk mencarikan ayam kepadaku. oghhhh…………oghh….erangan kenikmatan silih berganti dari kami. Bokep STW “ooo…..ntar dipikirin dulu deh” jawabnya, lalu keluar dari kamarku.Setelah aku mandi, aku santai di kasur sambil nonton tv. aghhhhh…….aghhhhhhhhhhh.. Enam bulan kemudian, aku di tugaskan kembali untuk datang ke kota ini. Dengan pertimbangan jarak dengan tempat pertemuan dengan klien besok, aku langsung masuk ke hotel melati yang tampak sangat rapi, bangunan dua lantai, meski ku taksir tidak banyak kamar yang tersedia, paling-paling hanya sekitar 20-30 kamar di hotel itu.Aku dan Rina langsung menuju receptionis. “kok kamu inget sih mba”
“iya dong mas, sebagai karyawan hotel sebisa mungkin mengingat semua tamu yang datang” jawabnya sok yakin. Termasuk di hotel yang akhirnya ku tempati.Singkat cerita, aku telah melewati perjalan dinas itu.




















