Rudi semakin liar dan segera menghentikan tindakannya ketika Dina mulai mengejang. Bokep Montok Saat ia merasa takut dengan perbuatan Rudi, sedetik kemudian ia merasa jiwanya melayang, sedetik kemudian otaknya memerintahkan tubuhnya agar bersiap menunggu kejutan berikutnya begitu berulang-ulang. Rudi kembali ke mobilnya mengunci pintu dan tersenyum melihat mobil di depannya bergerak ke depan. Salah seorang dari gadis SMU itu ada di sana dalam keadaan basah kuyup. “Aku bukan gadis bayaran Rud..” katanya sambil mulai menangis. Di dalam mobil Rudi tampak melambai-lambaikan tissue putih di atas kepalanya, tanda menyerah kepada nasib buruknya. Dikulumnya bibir bawah Dina yang masih terengah-engah itu, sambil menurunkan posisi kursi mobilnya sehingga Dina tampak seperti berbaring. Sekilas teringat pesan ibunya untuk menjaga diri, dan bayangan pacarnya yang tidak menjemputnya.




















