Tapi berhubung kamu sedikit mabuk wajarlah” kataku. Film Porno “Yan boleh gak nanya dulu gak ? Aku buka paha Rara lebar-lebar dan aku tempatkan tubuhku diantara selangkangannya. “Enggak Ra, ML sakit banget, makanya aku gak mau lagi” jawabku becanda. Aku juga gak tega melihatnya akhirnya aku cabut penisku. Semalem aja, aku lagi butuh ditemenin nih” pintanya. Aku lepas ciumanku, kemudian aku memandang Rara yang sedang melihatku dengan penuh harap. Aku mengecup keningnya lagi. Dulu aku sering jalan bareng sama dia dan anak-anak dari jakarta. Dengan jari tengahku aku mencari klentitnya, kemudian aku usap perlahan. Walau kamu trendi abis, selalu gaya, tapi gak pernah aneh-aneh. Walaupun aku dah ngantuk, tapi susah sekali aku memejamkan mata.Sekitar 15 menit kemudian, Rara keluar dari kamar an menghampiri aku. Rara mengangguk kecil.“Ya udah, kita tidur.




















