Tubuh saya kehilangan tenaga. Bokep Korea “Gantilah,” katanya ketika melihat saya masih bengong.Inilah pertama kali saya ganti pakaian di dekat pria yang bukan suami saya. Hanya saja, karena suami saya itu sering pulang tengah malam, tentu saja ia tampak capek bila sudah berada di rumah. Kecil. Reinaldo, yang paling tidak selama sepakan di Jakarta, tentu saja gembira dengan tawaran itu. Ia mengoyangnya. Rumah kontrakan Pak Budi hanyalah rumah papan. Berjalan dengan lambat. Tubuh besar hitam itu pun ambruk diatas tubuh saya. Suatu malam sepulang makan malam di salah satu resto favorit kami, entah mengapa, mobil yang disopiri suami saya menabrak sebuah sepeda motor. Sungguh, permainan yang belum pernah saya alami. Memang tidak setiap malam. Reinaldo orangnya pengertian dan sabar.Karena sama-sama bekerja, otomatis pertemuan kami lebih banyak setelah sepulang atau sebelum berangkat kerja. Sore hari saya datang. Memang tidak setiap malam.




















