Andini … menutup matanya menikmati setiap gerakan tangan Pak Rahmat. Jav Sub Indo “Bu… Andini.., dingin ya buk..” kata Pak Rahmat. Padahal saat itu Andini merasa dilolosi tulangnya. aughhhhghhhhh… ghhh… sakit pak…” jerit Andini. Pak Rahmat lalu berdiri, dan menarik tangan Andini hingga berdiri. Lalu mereka sampai di kediaman Andini yang merupakan juga rumah milik Pak Rahmat. Pak Rahmat mendengarnya dengan penuh perhatian dan sesekali mencuri pandang dada Andini. dengan pasti Pak Rahmat, meraih tangan
Andini…
“Ini buk, saya pegang tangan ibu ya.., biar dinginnya hilang….” bisik Pak Rahmat.Andinipun membiarkan Pak Rahmat meraih tangannya, memang ada hawa hangat yang ia rasakan. Andini tak enak hati jika ia meninggalkan Pak Rahmat sendirian malam itu karena Pak Rahmat telah banyak membantunya. “Bu, tidur aja dulu biar saya diluar sini.”
“Wah saya nggak enak ni pak ,masa’ Pak Rahmat saya tinggal.” Andini memaksakan dirinya untuk terus ngobrol hingga jam menunjukan pukul 9 00 wib yang kalau didesa itu telah larut ditambah hujan deras.Dari tadi Pak




















