Sejak saat itu aku merasa kalau dia ada hubungan dengan mamaku, apalagi aku melihat mereka berdua sering keluar rumah dengan alasan ngantar mama kerumah temannya atau yang lain. Lama mereka saling menekan kontol dan memek mereka. Bokep Jilbab/Hijab saat itu juga aku lunglai pada sofa di kamar itu. Setelah itu terlihat bang Bagus terkulai lemas di atas tubuh Mama, dan mamapun mendekap erat tubuh bang Bagus yang masih licin oleh keringat.– Sementara aku dari tadi hanya bisa memandangi mereka namun dengan mata yang mengalirkan air mata terus. Hingga pada suatu hari aku pulang dari sekolah saat itu aku langsung pergi kebelakang dan makan siang di dapur, karena aku memang sudah terbiasa makan di sana.Tapi aku melihat gelagat mencurigakan dari mbok Inah, dia selalu memandangi wajahku.




















