Seperti mikirin sesuatu…mikirin persoalan berat…” “Ah gak ada apa-apa Bunda.” “Kalau pun ada apa-apa, ngomong dong sama bunda. Mungkin ia sedang menyaksikan sesuatu yang sangat mendebarkannya…entahlah. Bokep Family Mana mungkin saya sakit hati sama orang sebaik Ibu ?!” “Semakin kenapa kalian kok gak seperti dulu lagi ? Entahlah. Aku pura-pura menguap. Bukankah aku ini sosok pengganti ibu kandungnya ? Takut kalau aku dianggap mengganggu rumah tangga Erni.Bahkan Mariam pun kuwanti-wanti semakin, supaya jangan hingga membocorkan rahasiaku kalau kebetulan ia bertemu dengan Papa alias Mama. Katanya sih juaranya akan mendapat sepeda sport.”
“Sepeda satu buat satu grup ?”
“Seorang satu, Bunda. Sebab ada 3 orang pesuruh yang tugasnya tidak sama-beda. Tapi aku ingin mengajaknya ngobrol di atas tempat tidur. Aku ingin tahu bagaimana reaksinya setelah ia melihat bagian belakang paha dan celana dalam putihku ini. Coba jujur aja, ada apa ? Serta aku tidak berani memberbagi saran apa pun, sebab takut membikinnya tersinggung serta merasa digurui.Padahal aku sempat bekerja di perusahaan




















