Maka selepas makan siang tepatnya jam dua sore kami mulai bergerak mencari pemandangan yang bagus.Setelah putar-putar sebentar, akhirnya pilihan jatuh di suatu tebing yang cukup sepi. Hitung-hitung mengisi liburan kami yang masih tersisa dua hari pikirku, lagipula honornya terbilang lumayan juga, padahal istriku sama sekali tidak ada latar belakang model, hanya bermodal kecantikan alaminya. Jav Sub Indo “Pah gimana menurut papa?” seperti biasa sebagai seorang istri yang baik ia selalu meminta pendapat ku
“ya… terserah mama kalo mama mau ya ga apa-apa, kan cuma foto-foto aja”
Mendengar jawabanku itu, Ririn terdiam sesaat dan keputusannya membuat jantungku bergemuruh kencang
“Cuma foto-foto biasa aja kan Pak? “Pak ooooh enaaaak ……enaaaaakkkkk eeehhhh!” erang Ririn. Dan, oh…iya, semalam itu istri mas luar biasa banget, mas sangat beruntung mempunyai istri seperti Mbak Ririn”
“Iya tapi…click…nut…nut….” panggilan dari Anton berakhir sebelum aku sempat mengucapkan sepatah katapun dan sampai saat itu Ririn masih tertidur pulas dan akupun tidak tega untuk membangunkannya sekaligus bingung apa hal pertama yang akan aku tanyakan




















