Tante pikir kamu baru selesai kuliah online-nya,” kata tanteku sembari terkekeh.“Ya emang baru selesai, Tan.”“Maaf deh. XNXX Bokep Pasti kamu VC sama si Tania kan semalam.”“Kok Tante bisa tahu sih?” tanyaku yang agak sedikit terkejut dengan terkaan tanteku ini.“Emang kamu kira selama ini Tante gak tahu kamu dekat sama siapa?” tanyanya balik sambil tersenyum.Aku hanya mengangguk sembari tersenyum. Begadang mulu sih. Lupakan aja,” kataku dengan cuek.“Tapi jujur aja, punya kamu gede juga loh, hihihi…”Aku hanya geleng-geleng kepala mendengar penuturan tanteku ini. Aku bisa berjalan ke kamar mandi secara mandiri walau harus tertatih-tatih. Namun aslinya jantungku sangat berdebar. Kini aku akan mengobati kakiku dengan harapan kalau kakiku ini tidak akan bertambah parah ke depannya. Oh ya, Tante ke sini mau minjamflash diskkamu sebentar.”“Oh, ambil aja di laciku yang nomor dua,” ujarku sembari menunjuk jari jempolku ke belakang.“Ok, sip deh.”Aku berjalan meninggalkan tanteku yang sedang mengubek laciku. Aku mengelus kakiku itu dengan sedikit meringis.“Ya ampun, Lukas!” teriak seorang wanita yang




















