Ha.. Bokep STW Tanpa curiga apa-apa pihak keamanan hanya tersenyum saat aku tiba dan mendorong koperku itu masuk ke lift.. Bentaarr..” lalu aku buka lakbannya. saja yang terdengar di kamarku.“Oh Mirandaku sayang.. Lepasin dong..”
“Kamu bohong.. Miranda langsung lemas.. Jam 13.00 aku mampir ke rumah untuk melihat keadaan tawananku.“Halo Miranda.. Maksudku dia mengenakan blus merah yang tertutup dari lehernya dengan berkerah shang-hai dengan kancing-kancing warna emas yang manis dan tertib berbaris dari leher hingga bagian bawah pinggangnya.Memakai rok warna hitam yang 10cm dari lutut, bersepatu mirip pantovel dengan tali yang melintang di bawah pergelangan kakinya.. Atau sesekali membiarkannya terikat rantai anjing itu di sebuah pilar yang ada di apartemanku.Jadi tidak selamanya Miranda terikat seperti manakala pertama kali aku culik. Haa..!”Sejenak wajah cantik yang agak tenang itu berubah khawatir.. Langsung aku angkut ke dalam jok mobil belakang. Kamu diam dulu.. Sejak kenikmatan itu, aku selalu memuaskan nafsuku untuk terus-menerus memperkosa Mirandaku yang sexy itu. Aku belum berniat melakukan apa-apa pada




















