Wow, aku tersedak melihat pemandangan didepanku. Bokeb Mari.. Masak sih Bu Melly bilang begitu? Sambil masih tetap menikmati jilatan Bu Melly, aku meraih dua bukit kembar miliknya dan kuremas-remas. Ada sekitar lima menit keberi dia kenikmatan sapuan lidahku lantas kuganti jilatanku dengan memasukkan Mr. aku keluar ya”, kataku. Sesekali kusampirkan kakinya ke pundakku. “Baik Bu”, jawabku sambil keluar dari ruangannya.Setelah membereskan file-file, pas jam makan siang aku langsung menuju hotel tempat janji makan siang. bareng yuk”, ajakku. Kuangkat pantatnya dan kududukkan di meja toalet. Kulihat matanya berbinar-binar. Sedikit aku tersadar dan bangga karena wanita ini seorang boss ku, duduk dipangkuanku. Bu Melly sebentar menarik bibirnya dan menyeka lipstik merahnya dengan tisu. Perlahan aku bangun dari ranjang dan melangkah ke kamar mandi.




















