Apartemen Rei ada di lantai 8. Bokep Jilbab/Hijab Aku sangat sakit kaget ketika dia ngomong secara terus terang. Tak lama kemudian, mereka memulai ronde yang kedua. Aku pun mulai menjilati kontol itu dengan maksud membersihkannya. Hanya percakapan kecil yang terjadi, ternyata dia minta dibelikan beberapa botol bir. Rei hanya diam ketika dia melihat tubuhku yang setengah telanjang. “Loe tau kenapa loe di sini?” tanyanya lagi. Ntar yang lain kan iri” katanya mengejek. Aku yang takut jatuh segera menyenderkan tubuhku ke belakang dan membiarkan toketku meloncat loncat dengan bebas. Ketika aku sedang mencari cari liquor kesukaanku, Hp ku pun berbunyi lagi. Aku yang sudah tidak bisa menahan gatalnya mulai menggesek gesekkan pahaku.“Hehehehehe, terangsang ya cyn?” tanya si Rei dengan santainya. Mau donk, kalo gitu gue ke sana sekarang deh” jawabku dengan senangnya.




















