Kulihat disebelahku Yudi dan Arman masih tidur. Dari muka, dada, punggung, pinggang, bokong, selangkangan, paha, betis, tangan dan kaki. Bokep Hot Kami saling menyabuni. aahhhhhhhhh. Pipit mengangguk tersenyum. Aku masih curiga. darah.., katanya.Aku memeluknya lagi dan berbisikitu darah perawanmu Pipit.Pipit mendekapku,Sakit Jar.., katanya sedikit menangis.Aku tak bisa berkata apaapa dan hanya bisa memperat pelukan. Kami mendesahdesah.Tibatiba aku merasa kepala k0ntolku bukan menggesek, tetapi masuk ke lubang memek.Pipit!, aku menegur Pipit, tapi Pipit tak peduli dan terus menekan hingga bless,crot. Maksudnya?, tanya Pipit. Melihat Pipit yg jalan terpincangpincang dengan luka ditangan, Arman segera datang dan membantuku membopong Pipit.Sesampai di posko, sambil menunggu Yudi, Dona mengajakku belanja oleholeh ke pasar terdekat, sedangkan Arman menjaga Pipit. Aku membiarkannya.Pipit beranjak dari tubuhku dan langsung menceburkan diri ke air. Andai aku jadi pacarmu., katanya.




















