hehe”,,,,,,,,,,,,,,,,,,, sori banget ya demi kita kamu jadi gini, kalo nggak ada kamu nggak tau deh gimana nasib kami” kata Salsa sambil memegang lenganku yang sudah diperban.“Ah luka kecil aja kok, nggak lama juga sudah sembuh kok, kalian tenang deh”“Fer, kamu hebat deh tadi, makanya kita kesini rencananya mau membalas budi nih, kami ada hadiah kecil buat kamu” sahut Wilona.“Oh, nggak usah Wilona, kita kan teman kok pake-pake hadiah segala”.“Eee. aku udah mau keluar ni”“Aku juga nih.. Bokep Indo Viral kalau mau duit aku ada tapi jangan gangguin temanku!” bentakku padanya.Rupanya mereka tidak terima dan si preman mengeluarkan pisau lipatnya dan menyerangku, aku menghindar dan menangkap pergelangan tangannya, ku pintir dengan jurus aikido yang kupelajari di SMA dulu.“Kalian berdua cepat lari dan masuk ke mobil, nanti aku akan susul kalian” kataku pada mereka sambil memberi kunci mobil pada Salsa, mereka pun segera lari dan masuk ke mobil dan kudengar mereka sudah menyalakan mobil tapi bukannya lari malah menungguku.“Bangsat kau,




















