Petualangan Sendirian Bagian Empat: Menggapai Puncak Kenikmatan

Kutekan lebih dalam & kini setengah batangku yang keras sudah bersarang didalam.Ternyata kini kuketahui bahwa Vega sudah tak perawan lagi. Ia menjerit halus & menepis tanganku.Terasa tadi begitu lunak, lembab & hangat, walau masih dibungkus celana dalamnya yang ternyata berwarna putih & terbuat dari satin.Saya menurunkan posisi tubuhku.“Lho.. XNXX Bagiku ini adalah lebih merupakan “tantangan” atau
“lampu hijau” ketimbang sebuah pertanyaan.“Iya dong. ” Tanya Vega.“Aku mau pesan kamar. Bahkan mungkin saya akan memberinya kenikmatan malam ini.“Aku khan bukan Vampire yang bakal menghisap darah kamu” Ujarku bercanda.“Aku manusia biasa yang nggak makan orang. akhh”Tiba-tiba Vega mendelik & mempererat rangkulannya di tubuhku. saya pingin beristirahat di dalam sebentar.” saya lalu menuju front office & memesan kamar. Ia segera menyetujui ajakanku tersebut. Tak kuperdulikan Vega yang terbengong-bengong menatap & memperhatikan gerakku.“Kamu mau kemana? Kali ini Vega kelihatan merespons, walau masih setengah-setengah.Tapi saya tau ia sudah agak terbawa.

Petualangan Sendirian Bagian Empat: Menggapai Puncak Kenikmatan

Related videos