teruuss Mass..” Sementara tangannya mulai meremas-remas punyaku. Tiba-tiba Fitri menyandarkan kepalanya ke pundakku. Bokep lucuu.. aacchh..” dan,“Creett.. Mas juga nggak mau dgn orang lain selama ada Fitri.”Dia memelukku lama sekali. “Maass.. Seperti orang menangis tp kok intonasinya aneh.“Kenapa Mbak Indah ya.. Mas sayang nggak sama Fitri?” tanyanya.“Lho.. Fiitt.. Bangun sana nyuci sama masak.” kataku sambil meninggalkannya.“Yee.. Setelah kira-kira mereka masuk kamar, kupanggil si Fitri. Terus susu sama tempek Fitri jadi gatel.”Ooohh pantes dia cepet belajar. Mbak Indah liburnya tdk tentu. Aku coba menjilatnya.“Aaacchh.. Mas aja yg masuk ke rumah orang nggak permisi..”“Yaa.. Melihat sepatu itu aku tersenyum sendiri. Fitri lagi pake sepatu..” sahutnya.Tak lama Fitri keluar. Mass..”Kami tidur berpelukan berdua sampai kami terbangun karena badan kami dingin karena tdk memakai selimut. Aku bisa melihat jernih bola matanya walaupun ruangan hanya diterangi dgn lampu minyak.Setelah jelas dgn keteranganku, dia mulai mengerjakan soal-soal PR-nya. Kukecup bibirnya, dia diam saja tak ada reaksi apa-apa.Lama-lama dia pun membalas.






