Tidak berlama-lama lagi, kupegang kedua pantatnya dan kumasukkan penisku ke dalam lubang anusnya. ohh.. Jepang xnxx aduh.. Aku melihat Ivone meringis menahan sakit, aku berhenti dan bertanya.“Sakit ya..?”Ivone tidak menjawab, hanya memejamkan matanya sambil menggigit bibirnya.Aku menggoyang perlahan dan, “Bleess..” kugenjot kuat pantatku ke depan hingga Ivone menjerit, “Aaauu.. Kamu nggak jijik..?”Wah, rupanya dia benar-benar seorang wanita yang belum pernah merasakan eksplorasi semua wilayah.“Emang Mas-mu nggak pernah..?” tanyaku.“Enggaak,” jawabnya sambil menunduk dan menggigit bagian bawah bibirnya.“Von, sayang aku beri kamu sebuah pengalaman yang nggak bakal kamu lupakan ya,” ujarku sambil kembali menciumi vaginanya.Kemudian lidahku merojok-rojok vaginanya dan menjilat klitorisnya yang sebesar kacang kedelai.Ivone kemudian membuka kemeja dan celana kerjaku. Kuciumi punggung dan lehernya yang basah. Merdeka. Aku langsung memeluk dan melumat bibirnya. Ivone dan suaminya sama-sama tidak masalah, tapi ternyata selama 8 tahun pernikahannya masih juga kosong.Karena pekerjaanku banyak berhubungan dengan divisi dia, maka otomatis aku sering bekerjasama dengan staf-staf di divisinya, termasuk dengan Ivone.




















