Dia duduk di atas tubuhku. Bokep please!” katanya sambil memohon kepadaku, aku pun mengangguk.Mbak Lina mulai melepas bajunya satu demi satu hingga tinggal BH dan celana dalamnya saja. Bunga minta maaf, waktu itu Bunga kalap.. Aku melihatnya masih teronggok di atas ranjang, tampaknya dia kelelahan sampai tertidur, kasihan aku melihatnya.Aku pun mendekat dan berusaha menutupi tubuh telanjangnya dengan selimut. kenapa kamu menangis?” tanya dia sambil menghapus air mataku.“Mbak.. Belum pernah aku ditampar oleh seorang pun seumur hidupku.“Hiks.. sayang,” kata dia sambil mengecup keningku.“Harusnya Mbak memberitahu kamu sejak awal tentang ini.. Dia membetulkan selimutnya sambil menatapku dalam-dalam, aku tak berani menatapnya, aku hanya bisa tertunduk malu.“Bunga sekarang jam berapa?” katanya kepadaku.“Jam sembilan Mbak,” jawabku takut-takut, sambil terus menunduk.“Ya ampun.. kamu jahat sekali” katanya sambil sesenggukan.“Mbak.. terus.. Sekali lagi aku tidak ingin membuat kesalahan, aku tidak ingin mengecewakannya lagi, aku pun mengangguk pelan.Mbak Lina pun bangkit, kemudian dia duduk di pangkuanku, lalu dia melepas t-shirt yang dikenakannya, terpampanglah dua




















