“Selamat siang bu, maaf saya haikal dari PT. XNXX “Ini mas haikal dokumen yang kurangnya.” Bu fani mengagetkan saya. Bu fani pun menggerakkan pinggulnya karena merasa nikmat sembari tangannya berusaha membenamkan kepala saya ke arah selangkangannya membuat aroma khas vagina bu fani tercium oleh hidung saya.Bu fani juga tidak mau kalah dia meminta kepada saya berganti posisi jadi 69 dengan posisi kami tidur dengan sedikit miring saling merangsang pasangan. “Aaaaaahhhhhhhhhhhh,,,, Mmmnaaaaassss,,, faaaannnniii,,, Maaaauuuuu keeellllluuuuar laaaagggiii,,”. Setelah ±10 menit saya menjelaskan akad kreditnya, akhirnya saya meminta ibu feni menanda tangani dokumen-dokumen yang harus di tanda tangan tidak lupa juga saya meminta dokumen yang harus di lengkapi lagi. Biru.” Saya menjawab pertanyaan tadi“Oh, Mas haikal masuk aja mas pintunya tidak di kunci.” Jawab nyaSaya pun masuk dan tidak lupa memasukan motor saya begitu juga saya tidak lupa menutup pintu gerbang.“Permisi,,” saya sambil membuka pintu rumah
Ternyata bu fani sedang memberi sarapan anak nya.“Cepat sekali sampenya mas, padahal saya belum selesai




















