“nggak sih, tapi gue ketagihan nih ama memek lo”. Mereka berdua mendekatiku dan mengubah wujud mereka menjadi lebih kecil sehingga sepantaran dengan Mbah Centeng. Jepang xnxx “emang lo kenapa?”. “hmmh? “iya, tau darimana Mbah?”. “abisnya gak meyakinkan sih”. Agak ragu-ragu juga aku memutuskannya. Hari demi hari berlalu, aku masih mual-mual dan terus menerus dihantui oleh hantu Wawan sampai aku merasa tidak tahan lagi dan hampir gila, saat itulah aku melihat sepotong kertas di dompetku. “aah, itu mah dukun kuno”. “kalau gitu, gue duluan ya Prit,, gue kan abang lo”. “hah?! “yaudah, ntar malem kita dugem yuk”. “iya,, biar gue tiap hari bisa cuci mata, lagipula dia seneng ‘n mau jadi sekretaris gue”. “ooh gitu, waduh curang lo ye, mau mati, sempet-sempetnya nanem peju di neng ini, supaya arwah lo terus ngikutin neng ini”. “yaudah,, ayo dimulai aja”, kataku menyela pembicaraan mereka.










