Jangan pernah mama mempertanyakan apa yang Uda bilang!Kudorong mama hingga keluar dari kamarku. Sudah malam, aku pasti dipangil, disuruh makan.Beberapa saat kemudian pintu kamarku diketuk. XNXX Wajahnya terlihat takut. Selesai menggoreng telur, mama meletakannya di piring di meja dapur.Kuselesaikan sarapanku. Ngerti mah?Tapi Uda kan anak kita yah.Emang kenapa? Mama sedang duduk di sofa, nonton tv sambil ngopi. Kalau anak itu mau ngapa-ngapain mama juga jangan mama larang. Pintu pun terbuka dan mama muncul sambil memangilku.Turun Uda, makan dulu.Gak laper mah.Mama mendekati dan menyentuh punggungku. Esok minggu. Tidak ada yang aneh. Aku pun berbaring di kamar, telanjang, hanya memakai selimut sambil menunggu mama. Jangan pernah mama mempertanyakan apa yang Uda bilang!Kudorong mama hingga keluar dari kamarku. Mamaku Siti Aisah, sedangkan ayahku, kita sebut saja ayah.Ayahku perangainya sangat keras. Hingga suatu hari, kusadari ada yang berbeda.Setiap hari mama selalu berpakaian sopan, bahkan terkadang tetap memakai jilbab meski sedang di rumah.




















