Tapi karena Dajange sudah mati, dan semua orang kadung percaya, Sirawu Sulo tetap dilaksanakan untuk menghindari karma dengan mengusung sanro baru yang merupakan cucu ketiga Dajange sendiri.“Saya masih tidak percaya kalau Sirawu Sulo berlangsung tahun ini, Ndo. Jepang xnxx Indo meninggal. Lancang saya meninggikan suara di hadapan beliau.Tapi Ambo tak terima. Banyak menduga kalau dia mati karena usianya memang sudah sangat lapuk. Keluargamu dari Bone kota bakal datang. Ambomu tidak mungkin seperti itu. Saya ingin memberitahu soal kematian Indo, dan karma yang mungkin datang karena Sirawu Sulo.,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Mumpung Pongka lagi ramai dan ada soto kuda di setiap rumah,” kataku sehabis melayat dari rumah Supriadi. Barangkali Dajange menginginkan agar silaturahmi warga semakin erat dengan berlangsungnya Sirawu Sulo yang lebih awal.Semakin langit diselimuti malam, Pongka semakin meriah. Sirawu Sulo selalu dilaksanakan tiga tahun sekali, meski dulu lima tahun sekali tapi politik merembesi kampung diubahlah jadi tiga tahun sekali agar sekalian bahan promosi untuk Pongka, tapi kini malah diubah lagi.




















