Sedangkan Suamiku saat itu mengambil minyak kayu putih dan uang logam untuk kerokin aku. Namun wajar saja sih, namanya juga kepala rumah tangga, pasti dia banyak fikiran dan beban, hhe. Bokep Kebetulan sekali anakku pada hari itu tidur dirumah ibuku, karena ibuku kangen sekali dengan anakku. Saat itu vagian demi bagian pungguku-pun telah dikerok, dia megerok punggung, leher bahkan sampai pantatku. Suamiku terus menggenjot vagina maju mundur dengan antusianya. Dia terus memijat pantaktku dengan gemasnya. Sebelum dimasukan penisnya kedalam vaginaku, sebelumnya dia memberi ludah pada vagina dan penisnya sebagai pelumas. Dia memang suami idaman, selain pintar cari uang dia juga care banget sama aku dan anakku. G-spot ku selalu tersentuh oleh penis suamiku yang menekuk keatas itu,“ Pah…. Enak pah, ayo maju mundurin pah, Ahhhh…, ” pintaku penuh gairah.“ Iya Mah, Papah juga enak, memek mamah semakin hari semakin sempit aj, Ouhhhh…, ” ucap suamiku meujiku.Ya jelas saja memekku semakin sempit dan wangi, akukan rajin perawatan kesalon.




















