Sebetulnya aku kasihan juga dengan nama jalan ini. Kaca jendelanya nampak bergerak terbuka. Bokep Langsung wajahku memerah, nafasku memburu. ‘Jangan khawatir Liss, terima saja kalau dia mengajak kencan. ‘Baru yaa.., dari mana, uhh kamu cantik sekalii..’. Dan untuk meredam gejolak birahi itu, aku melampiaskannya di dalam WC KA BIMA yang lumayan bersih itu.Dengan mencium aroma kloset pesing BIMA, dan dengan setengah berjongkok hingga posisiku aman dari goncangan lajunya kereta malam ini, aku mengkhayalkan seorang lelaki yang sedang memasukkan atau ngentot lubang pantatku. Ah biarlah, hitung-hitung untuk pengalaman, toh mereka baik dan cukup dikenal di tengah komunitas jalan Irian Barat itu. Ooohh.., betapa indahnya membayangkan siapa saja nanti yang akan menjelajahi lokasi-lokasi dimana minyak wangiku menempel. Aku cek kembali lipstick-ku, dengan sedikit sentuhan tangan kiriku dan dengan mengatupkan bibirku, semuanya tampak beres.




















