Aku menjawabnya dengan senang hati.Terkadang pun aku bertanya padanya. Tapi tadi katanya ngantuk?”
“Udah terbang bersama asap.” Katanya, tubuhnya doyong ke arahku, melingkarkan lengan ke bahuku, dadanya menempel di pangkal tangan kiriku. Bokep Kantornya “x” (nama koranku), khan. Diana tersentak kaget.“Aduh Mas Ray, suara apaan tuh?”
“Nggak apa-apa, sakit nggak?”
“Sedikit…”
“Tahan ya.., sebentar lagi masuk kok…”Dan kurasakan lubang kemaluan Diana sudah mulai basah dan agak hangat. Aku menjawabnya dengan senang hati.Terkadang pun aku bertanya padanya. Diana terpejam dan kudengar nafasnya mulai agak terasa memburu, kami berdua terbenam dalam ciuman yang hangat membara. Aku maklum, karena tahu latar belakang pemimpin yang mereka maksudkan itu.“Eh, nama kalian siapa?” Tanyaku, “Aku Ray.”
“Saya Diana.” Kata cewek manis itu, lalu teman-temannya yang lain pun menyebut nama. Dengan lagak dan gaya masing-masing mereka berpose.“Kenapa sudah ada di sini, sih? Enakan selingkuh sama kamu. Tapi tadi katanya ngantuk?”
“Udah terbang bersama asap.” Katanya, tubuhnya doyong ke arahku, melingkarkan lengan ke bahuku, dadanya menempel di pangkal tangan kiriku.










