Aku langsung mengambil posisi berjongkok dan menghadapkan mukaku di depan kontolnya.“iya mba. XNXX makasih.”
“aku juga makasih bang.”Setelah beberapa saat istirahat aku pun mandi dan menunggu abang itu istirahat. Aku naik nanti”
“iya mba”Aku pun naik sofa dan mengarahkan kontolnya ke memek ku. Sepertinya abang ojek itu sudah sampai depan apartemen ku. Dia menyodokku dari depan sembari berdiri.“Gini ya mba sampr saya keluar”
“iya bang ayo bang”Dengan giatnya abang ini memompa memekku. Sehingga lepas kontolnya dari memekku. Keluar lagi aja”
“aaaahhhh”cplak cplak bunyi aduan paha kami menjadi berubah karena basahnya memek ku. Ga apa2 bapak tukar identitas saja. Dengan nomor yang tak bernama, aku pastikan itu telpon dari supir ojek yang mengantar paket balon hias yang akan ku promosikan.“Mba, ini saya kalau harus masuk gedung harus minta akses ya”
“Iya Pak.




















