Kamu temani dia di atas, sementara aku akan sengaja melambatkan pulang dari kantor.Entah kenapa, saran dari suamiku itu cukup menarik. Lengannya pun mulai merengkuh leherku ke dalam pelukannya.Dan setelah ciuman kami terlepas, Santos tertunduk sambil berkata, Kalau ketahuan Mas Pandu, pasti aku takkan boleh bertamu ke sini lagi.Tenang aja, sahutku sambil memegang tangan Santos, lalu meremas-remasnya, Sebenarnya Mas Pandu takkan pulang malam ini, karena harus mengawasi buruh yang sedang kerja lembur.Ja…jadi…?Dengan tatapan dan senyum menggoda, kujawab perlahan, Kita bebas melakukan apa saja malam ini…Santos menyapukan pandangan ke sekeliling ruangan di lantai dua ini. XNXX Karena ia tahu bahwa Santos itu tampan. Aku berjanji akan semakin menyayangimu kalau sampai terjadi hal yang sudah menjadi obsesiku itu.Gak tau apa yang akan terjadi Mas. tanyanya.Dia tidur di rumah neneknya yang udah kangen berat, sahutku sambil duduk di samping Santos dengan otak berputar-putar mencari celah untuk memulai seperti yang disarankan oleh suamiku.Ooo…pantesan sepi, gumamnya ketika aku sedang menatapnya dengan senyum manis.Iya




















