Setelah bercerai, rumah kami yang megah jadi seperti rumah bordil aja deh. Bokep Pandanganku kualihkan ke lemari es. Gila aja. Namun, yang namanya rezeki memang enggak kemana. Sebentar lagi pagi menjelang. Kali ini aku bisa melihatnya lebih jelas. Habis ngentot dengan Mama, masih sanggup ngentoti si Mimi sebinal tadi. Sampai suatu hari. Meski begitu, aku dan adik-adikku tetap aja kompak membela Mama.Soalnya belain Papa juga enggak ada untungnya. Ada apa denganku ini? Mataku yang sedang merem melek langsung menatapnya. “Baru pulang Tom?” kata Willy menegurku. Celana renang segitiga yang kukenakan, tak lagi bisa menampung kontolku yang membengkak. “Baru aja ma,” sahutku. Masak pagi-pagi ngentot disini. Sadis. Meski tak bisa memarahi kelakukan binal anak-anaknya, tapi Papa suka ngomel atau ngasih nasehat.




















