aduhh hebat juga neh bocah pikirku, tak lama kuberikan hadiah yg dia dapat. Bokep ” rian jangan disini malu di lihat orang” ucapku. masuk, mana nih hadiah nya mba’henoLL” ucapnya menggodaku. hisapan demi hisapan ku layani si bocah dengan manja sampai si bocah memegang kepalaku dan menekan agar penisnya masuk semua kedalam mulutku. “wow santai donk, jangan marah mbak, ntar manisnya ilang” godanya. “oohh aahh dekk cukup dek, mbak uda nggak kuat ” pintaku. memang paras wajah ku manis menurutku dan juga rambut ku yg kuning pirang panjang, bak biduan panggung. tak lama ku berikan gelang mereka pun melempar gelang untuk memasukan ke leher botol. dengan usiaku memang yg tak muda lagi tapi tak mengurangi rasa indah nya tubuh ku, disaat ku berjalan dengan goyangan Bo-Ge(boncengan gede) pinggulku yg senada seirama dengan dadaku yg besar kenyal tak ayal memang mereka selalu menelan ludah, memang janda lebih dilirik manja ketimbang gadis yg masih belum berpengalaman.




















