Setelah basuh muka, aku menemani mereka
duduk di ruang tamu.“Wah ternyata Mas Andy ini Kerja di Farmasi ya, boleh dong kapan-kapan kita di jelasin masalah obat
Mas?” Maya buka bicara saat aku duduk bersama mereka.“Tentu boleh, kapan Mbak mau datang aja kesini,” jawabku.Selanjutnya kami kembali bicara masalah produk susu yang mereka pasarkan. Pulang kerjanya jam berapa Mas biar bisa ketemu nanti kalau kami
kerumahnya,” si gemuk yang ternyata bernama Maya bertanya sambil senyum-senyum padaku.“Jam empat sore juga saya sudah dirumah kok. Video bokep Genjot yang kerass Mass, koontollmu juga ennahhkk.. Ahh..,” aku meremasi rambutku sambil bersandar di
kursi bambu.“Agak pusing ya Mas, itu memang reaksinya kalau pertama minum Mas. Aku pun kembali tidur dan menghayalkan kenikmatan tadi.,,,,,,,,,,,,,,,, Maksud saya susu greng itu saya pakai buat kerja, supaya tetap fit
kalau kerja,” kataku.Jawabanku itu membuat mereka saling pandang, lalu keduanya tertawa sendiri.“Wah kita kira Mas sudah punya istri, ternyata masih bujang.




















