taganku dengan mangset berwarna putih membuka pintu sekretariat..Krekeeeeeeeek…!“Assalamu’alaikum…”
“Wa’alaikum salam…eh ukhti Leksiana…mari masuk, disuruh Ukhti Leli untuk ngambil selebaran ya…?” Sahut Kak Feri…
“emmm…i..iya Kak…” aku tersipu, wajahku memerah, dan tak ada kata yang bisa kuucapkan…
“nih, ukhti…selebarannya” Ia mengambil satu rim selebaran.. Sementara aku dilahirkan di Kalimantan tgl 20 Februari 1987.Semenjak pertama kali menginjakkan kakiku di Jogja, aku tak kenal siapapun di sini, kecuali Kakaku Safira yang menemaniku untuk mencari tempat kos dan kampusku. Xnxx jepang Abiku seorang petinggi PAN di daerah kelahiranku di Kalimantan. aaahhhmmm…” aku peluk erat kak Feri…
“kamu capek ukhti..?” tanyanya, aku hanya menggeleng2kan kepala walau keringatku sudah membasahi jilbab robbani dan jubahku…lalu kak feri mengeluarkan jemarinya dan menggendongku, namun, tangannya memangku pada pangkal kedua lututku sehingga posisiku mengangkang namun kakiku tak mendarat di lantai. Tepat jam 1 siang, aku ada kuliah ekonomi manajemen waktu itu. “Aku janji ukhti…” jawabnya terengah-engah…Waktu menunjukkan jam 4.30 sore, saat langit mulai menghitam.




















