Diam-diam saya iri melihat tubuhnya yang ramping dan cukup jangkung untuk ukuran Indo, sangat menarik. XNXX “Nggak usah takut, Von.” katanya sambil melangkah cepat, “Kita aman di daerah sini.”
Saya berusaha untuk tetap tenang, meski di kiri kanan saya melihat pria-pria bertubuh besar sedang mabuk atau teler karena narkoba. Pelan-pelan matanya meredup, lalu setengah memejam. “Ngeliatin apa, Von?” tanyanya membuat saya tersipu. Saya melihat ke arah matanya, dan sepasang mata itu tidak lagi setajam tadi. Terkulai dan terengah-engah kelelahan. Ia menyodorkan pada saya lembaran sepuluh pound yang tadi saya berikan padanya, dengan agak gemetar saya menerimanya. “Kamu cantik sekali Von.” bisiknya lagi saat saya menelentangkan diri di ranjang. Namanya, sebut saja Jenny. Wanita-wanita jalang juga tampak berkeliaran di daerah yang saya tidak tahu namanya itu.




















