Nah disini lah aku berhasil memerawani Vani.Saat memasuki kamar kosnya, Vani memintaku untuk mandi duluan baru setelahnya Vani yang mandi. Dan katanya semester ini dia persiapan untuk KKL. XNXX ” tanya Vani dengan usil“eh kampret biji mata di pasang donk, orang ganteng begini masa gk liat” kembali Rio melakukan protesKami berempat pun tertawa bersama-sama.Setelah selesai makan kami pun berpisah untuk pulang. Kulihat Vani dengan pandangan sayu dia tersenyum kemudian mengangguk, kemudian dia memejamkan matanya.“uuhhh eessttt, pelanh sayangh, sakit banget uhh” Vani memintaku pelan karena dia merasa kesakitan. Tanganku juga tak kubiarkan menganggur karena sekarang tanganku sudah berusaha melepaskan celana Vani dan setelah itu terlepas akupun melepas celanaku.Vani sekarang sudah telanjang bulat dan celanakupun sudah terlepas, tapi aku tidak membuka bajuku. Saat hendak masuk mobil, Maya sempat melihat kearahku dan tersenyum kembali. Tak lama kemudian, aku dikagetkan dengan tangan halus yang menutup mataku.“tebak siapa hayo” tanya seorang dibelakang tubuhku“hmmm, bentar-bentar aku mikir dulu ya” jawabkuSebenarnya aku tahu itu




















