Anyway, selamat menikmati deh Pak. Justru sebaliknya, aku ingin belajar
satu dua hal darimu.”
“Sepertinya aku tak bisa kemana-mana sekarang,” kata Pak Wijaya sambil menghela napas.Setelah terdiam sejenak akhirnya ia berkata,“Terus terang, memang kadang aku takut dengan hal itu. Bokep Kalau sampai
hilang atau jatuh ke tangan orang yang tak bertanggung jawab, wah bisa berabe kita,” tambahnya. “Ya, sopan kok itu….sopan. Sekarang pasti diam-diam kau mentertawakanku karena mengira berhasil menelikungku dari
belakang dan meniduri anakku. Selain itu juga terlihat
nama pengirimnya yang juga singkat, yaitu Dina S. Tapi omong-omong, masalah “tahan lama” itu tak perlu diragukan lagi
Pak. Aku bisa merasakan sikapmu tadi,” kata Pak Heru dengan senyum sinis. Beberapa saat kemudian ia mulai
berani membalasnya. “Karena banyak sekali rahasia-rahasia bisnis maupun pribadi yang tersimpan didalamnya. Sebel. Tentu, Pak Heru adalah orang
munafik yang ingin untung sendiri dan tak mau rugi.




















