Cemburukah dia? Dua hari dari kejadian itu, Evi masih terlihat marah padaku. Bokep Evi? Malam semakin larut, kamipun sudah kelelahan dan akhirnya malam itu ditutup dengan mencari tempat tidur masing-masing. Kamipun akhirnya asik dengan permainan kami sendiri. Uffftgh..aman..pikirku licik.Waktu sudah menunjukkan puluk 9 malam.Kami semua berkumpul di ruang karaoke. aku sangat membutuhkan kasih sayang kalian berdua. Sepanjang jalan, aku gandeng tangannya. Wajah Evi langsung cemberut sambul melepaskan tangannya dari gandenganku. Ya Tuhan … begitu naifnya hamba Mu ini.Pagi itu Tia mengajakku berenang, tp aku menolak karena aku memang tidak bisa berenang. Akhirnya aku temukan Evi sedang duduk seorang diri di teras bungalow. Aku lihat wajah Evi sudah berseri-seri kembali, tidak seperti kemarin malam. Ada apakah ini, Tuhan?Hari itu hujan cukup deras mengguyur kota Cirebon, hingga akhirnya di kantor hanya tersisa aku, Evi dan satu teman lagi. Malam yang sangat dinginpun menjadi hangat oleh sentuhan-sentuhan tubuh Evi. Sepanjang jalan, tangan Evi selalu menggelanyut manja dan kepalanya di sandarkan




















