“kamu mau lakukan apa saja demi adikmu ini , ?” tanya Panji“iya pak…asal jangan ganggu dia pak ” jawab Ana perlahanPanji pun melepaskan Tika yg kemudian segera merapihkan kembali pakaiannya , ketika ia hendak berlari ke atas , Panji menariknya kembali memerintahkan utk tetap duduk disana.“baik Ana…sekarang kamu berdiri dan buka seluruh pakaianmu ” perintah Panji. XNXX Dalam hati Panji harus mengakui gadis ini semakin kelihatan cantik dalam ketakutannya.“ammpun..pak..tolong, maaf..saya..saya…” Ana tak sanggup berkata kata saking ketakutannya.“ssst…!! jangan bunuh kakak saya , dia cuma keluarga saya satu satunya..saya mohon ” kini giliran Tika yg memohon.Panji tersenyum penuh kemenangan lalu berkata ,
“tenang saja , tak ada yg harus matihari ini, asal kalian berdua menuruti semua perintahku “Panji semakin mendekati Tika yg terduduk pasrah, khawatir akan keselamatan kakaknya , Tika tak melakukan perlawanan saat Panji meraba raba sekujur tubuhnya , jemari Panji membelai pelan paha mulus Tika seolahsedang mengelus karya seni yg sangat mahal.tangan Panji bergerak ke atas menuju




















