Si Kumis kembali memandangi Sherly dan kali ini pandangannya terkonsentrasi ke arah payudara istriku.Hampir semenit penuh ia memandangi tubuh Sherly. Teriakanku disambut dengan tamparan keras pada pipi kananku. XNXX katanya kepadaku dengan sangat jelas.Aku masih dapat melihat Sherly (dari bayangan di tembok cermin) berdiri tak jauh di sebelah kananku. Dengan jelas aku melihat tangannya meremas payudara Sherly selama beberapa detik.Tangannya bergerak ke bagian bawah tubuh Sherly. Pria yang memiliki brewok lebat menutup pintu lalu menguncinya.Kami berdua berdiri terpaku di hadapan mereka bertiga. Aku dapat melihat istriku menjatuhkan kedua tangannya ke sisi tubuhnya. Matanya agak membelalak dan mulutnya terbuka sedikit.Setelah itu, si Kumis berdiri dan menghampiri si Tegap. Dan ia mulai menangis terisak-isak sambil mengenakan pakaiannya.Setelah selesai mengenakan seluruh pakaian kami, aku memeluk istriku yang masih menangis. Rupanya celana dalamnya sudah ditarik ke bawah sampai ke lututnya, sama seperti yang dilakukan si Brewok terhadap celana dalamku.Setelah itu si Tegap meraih kaitan di belakang BH Sherly dan melepaskannya dengan




















