Sambil tersenyum lega, kuanggukkan kepalaku. Instrumental Love Songs. Bokep Seperti apa yang kau mau.”
“Hmm. Aku bukan anak kecil, ucapku dalam hati, aku orang dewasa. Segenap otot di tubuhku melemas. Bibirnya berbisik-bisik tak karuan. Wajahku memanas lagi. Lengannya terulur meraih pundakku. Ia mencium bibirku. Kini keinginanku menjadi kenyataan. Persetubuhan pertamaku. Lengannya terulur lagi, kali ini menarik zipper celanaku ke bawah. “Buka bajumu,” ucapnya sambil tersenyum. Kamu suka mendengar semua ini?”
“Setiap pulang kerja.” Ia lalu memasukkan satu CD ke dalam deck, lalu memencet beberapa tombol dengan raut percaya diri. Sambil tersenyum lega, kuanggukkan kepalaku. Kurasakan jemarinya menyisiri rambutku. “Sori,” bisikku sekali lagi. Kupejamkan mataku dan mendesah saat jemarinya menemukan batang kemaluanku yang menegang. Ia menekan tubuhku hingga merapat ke tubuhnya.




















